Home Of DKB
HomeContact usSitemap
Home arrow Our News arrow Latest arrow PT DKB targetkan penyelesaian 7 kapal tahun depan
   Lost Password?
PT DKB targetkan penyelesaian 7 kapal tahun depan
Written by Bisnis Indonesia   
Wednesday, 28 May 2008
JAKARTA: PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (PT DKB) menargetkan penyelesaian order pembangunan tujuh kapal baru sampai dengan pertengahan tahun depan, menyusul makin terbukanya dukungan perbankan nasional dalam memberikan garansi pembiayaannya.

Ketujuh kapal yang ditargetkan selesai pembangunannya dan sudah bisa dilakukan pengiriman hingga pertengahan 2009 itu meliputi empat unit kapal tanker pesanan Prestige Marine Services Co. Ltd Singapura yang masing-masing dua unit berkapasitas 6.300 DWT dan dua lagi 1.500 DWT. Satu unit kapal tanker berkapasitas 1.500 DWT pesanan PT Pertamina Tongkang, satu unit kapal feri 1.000 GT pesanan pemerintah Aceh, dan satu unit kapal feri kapasitas 500 GT pesanan Departemen Perhubungan juga ditargetkan selesai tahun depan.

"Pengiriman empat kapal tanker yang dipesan dari Singapura tersebut ditargetkan bisa dilakukan seluruhnya pada April 2009," ujar Riry Syeried Jetta, (Plt) Direktur Utama PT DKB kepada Bisnis, usai peluncuran kapal Tanker MT Aravinda 6300 DWT pesanan Prestige Marine Services Co. Ltd , Singapura, kemarin.

Peluncuran kapal tanker itu juga disaksikan oleh Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian Budi Darmadi, Dirut Prestige Marine Services Co. Ltd Singapura Dato Muhammad Zein Abdullah, dan General Manager Galangan III PT DKB Wahyu Hagono.

Riry mengatakan pihaknya juga akan melakukan pengiriman terhadap kapal tanker 6300 DWT yang kedua, pesanan Prestige Marine Services yang kini hampir memasuki tahap akhir yakni penyelesaian pekerjaan penggabungan blok kapal di Galangan I PT DKB dalam dua bulan ke depan.

Dia mengungkapkan nilai kontrak order pembangunan kapal tanker 6300 DWT adalah senilai US$ 8,5 juta per kapal, sementara mesin kapal di pasok langsung oleh pihak pemesan. "Kalau kami menyediakan engine sendiri butuh waktu cukup lama yakni bisa mencapai dua tahun untuk mendatangkannya," paparnya.
Last Updated ( Friday, 01 August 2008 )
 
< Prev
Advertisement